Sabtu, 07 Februari 2015
Asal usul kota dengan slogan "Rembang Bangkit" :) kota kelahiran^^
08.39 | Diposting oleh
Unknown |
Edit Entri
Dahulu kala ada seorang saudagar kaya yang bernama Dampo Awang. Dia berasal dari Negara Cina. Dia ingin pergi kesuatu tempat untuk mengajarkan ajaran Kong Hu Cu dengan cara mengarungi samudera bersama para pengawal setianya. Suatu hari dia sampai di tanah jawa bagian timur. Dampo
Awang sangat senang akan daerah itu sehingga dia bermaksud untuk
berlabuh disana dan menetap sambil mengembangkan ajaran yang dibawanya.
Suatu saat Dampo Awang bertemu dengan Sunan Bonang, Sunan Bonang adalah
salah satu dari 9 wali yang menyebarkan agama islam di tanah jawa. Pada
saat pertemuan pertama kali itu, Dampo Awang sudah memperlihatkan sikap
kurang baik pada Sunan Bonang. Dampo Awang takut jika ajaran yang
selama ini dia ajarkan akan hilang dan digantikan dengan ajaran agama
islam. Perlu diketahui bahwa Dampo Awang sudah terbiasa dengan orang
awam di jawa sehingga dia dapat berbahasa dengan baik.Saat
Sunan Bonang mau mendirikan Salat Ashar. Dampo Awang berfikir untuk
mecelekai Sunan Bonang. Dia menyuruh pengawalnya untuk menaruh racun ke
air putih dalam kendi yang berada diatas meja. Setelah selesai shalat
Sunan Bonang menuju ke meja makan. Dampo Awang mengira bahwa Sunan
Bonang akan meminum air dalam kendi tersebut. Tetapi dugaan Dampo Awang
keliru, sebenarnya Sunan Bonang mau mengaji. Hari demi hari telah
berlalu, setiap waktu shalat Sunan Bonang mengumandangkan adzan dan
shalat, setelah shalat Sunan Bonang mengaji diteras rumahnya. Setiap
orang – orang yang lewat di depan rumahnya dan mendengar suara Sunan
Bonang saat mengaji dan adzan menjadi kagum akan ayat – ayat alllah.
Kemudian banyak penduduk menjadi pemeluk agama islam. Lama – kelamaan
pengikut sunan semakin banyak. Tidak lama kemudian Dampo Awang mendengar
peristiwa tersebut dia sangat marah karena pengikutnya semakin
berkurang lalu Dampo Awang mengirim pengawalnya untuk menjemput Sunan
Bonang . Mula – mula Sunan Bonang menolak tetapi karena dia merasa
kasihan akan pengawal – pengawal Dampo Awang, jika Sunan Bonang tidak
ikut mereka akan dihukum pancung. Akhirnya Sunan Bonang bersedia untuk
datang ke kediaman Dampo Awang. Saat Sunan Bonang tiba di kediaman Dampo
Awang, Dampo Awang menyambutnya dengan ramah. Namun dibelakang dari
keramahan tersebut Dampo Awang telah merencanakan sesuatu. Dampo Awang
menyuguhi Sunan Bonang dengan buah – buahan segar, makanan enak, minuman
lezat, dll. Sunan Bonang tidak menaruh curiga sedikitpun kepada Dampo
Awang, padahal Dampo Awang berniat mencelakainya. Saat ditengah
perjamuan, tiba – tiba Dampo Awang meminta agar Sunan Bonang
meninggalkan daerah itu. Tetapi Sunan Bonang menolak karena dia sudah
berniat untuk mengajarkan agama islam di daerah itu. Dampo Awang sangat
marah mendengar ucapan Sunan Bonang yang baru saja diucapkannya tadi.
Lalu Dampo Awang menyuruh pengawalnya untuk menyerang Sunan Bonang
tetapi dengan waktu yang sangat singkat Sunan Bonang dapat mengalahkan
pengawal – pengawal Dampo Awang. Dampo Awang tidak terima akan
kekalahannya. Dia kembali ke negaranya untuk menyusun stategi dan
kekuataan baru.Setelah beberapa tahun Dampo Awang kembali lagi ke tanah
jawa sambil membawa pasukan yang lebih banyak dari sebelumnya. Pada saat
sampai di tanah jawa dia sangat kaget sekali karena semua penduduk
didaerah itu sudah menganut agama islam. Dampo Awang marah lalu mencari
Sunan Bonang. Dampo Awang tidak bisa menahan amarahnya ketika dia sudah
bertemu dengan Sunan Bonang sehingga dia langsung menyerang Sunan Bonang
lebih dulu tetapi dengan singkat Sunan bisa mengalahkan Dampo Awang dan
pengawalnya. Kemudian Dampo Awang diikat didalam kapalnya setelah itu
Sunan Bonang menendang kapalnya sehingga seluruh bagian kapal tersebar
kemana – mana. Setelah itu sebagian kapal terapung di laut. Dampo Awang
menyebutnya “ Kerem ( Tenggelam ) “ sedangkan Sunan Bonang menyebutnya “
Kemambang ( Terapung ) “. Kemudian lama – kelamaan masyarakat
mengucapkan Rembang yang berasal dari kata Kerem dan Kemambang. Akhirnya
di daerah itu dinamakan Rembang yang sekarang menjadi salah satu
Kabupaten yang ada di Jawa Tengah.Jangkarnya sekarang ada di Taman
Kartini sedangkan Layar kapal berada dibatu atau biasanya sering disebut
“ Watu Layar “ dan kapalnya dikabarkan menjadi Gunung Bugel yang ada di
kecamatan Pancur karena bentuknya menyerupai sebuah kapal besar dan
diatas Gunung ada sebuah makam konon disana merupakan makam Dampo Awang.
Itulah asal usul kota kelahiranku^^ Oyaa jangan beranggapan asal usul kota Rembang tiap org itu sama, karna tiap orang punya pendapat beda-beda^^
Thanks :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
http://dl5.glitter-graphics.net/pub/1187/1187625ho0xyzejf5.png
About Me
- Unknown
Blog Archive
-
▼
2015
(8)
-
▼
Februari
(8)
- 7 Manfaat Mendengarkan Musik
- Oh My God This Is a Weird Story :D
- 10 Bahaya Mie Cepat Saji Terhadap Kesehatan
- Latihan Soal UN
- Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Sinusitis deng...
- Umbul Sidomukti
- Perjuangan Gita Sesa Wanda Cantika dalam melawan k...
- Asal usul kota dengan slogan "Rembang Bangkit" :) ...
-
▼
Februari
(8)
Diberdayakan oleh Blogger.
Recent Comments
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2015
(8)
-
▼
Februari
(8)
- 7 Manfaat Mendengarkan Musik
- Oh My God This Is a Weird Story :D
- 10 Bahaya Mie Cepat Saji Terhadap Kesehatan
- Latihan Soal UN
- Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Sinusitis deng...
- Umbul Sidomukti
- Perjuangan Gita Sesa Wanda Cantika dalam melawan k...
- Asal usul kota dengan slogan "Rembang Bangkit" :) ...
-
▼
Februari
(8)


















0 komentar:
Posting Komentar